Tips Hasil Panen Ayam Joper Berlimpah

Tips Hasil Panen Ayam Joper Berlimpah

Mengenal bisnis berternak ayam joper. Apa itu ayam Joper,?.  joper singkatan dari Jowo Super / ayam kampung super adalah jenis ayam hasil kawin silang dari indukan betina ayam ras petelur dengan ayam kampung pejantan. Ayam kampung jenis ini berbentuk seperti Ayam Kampung biasa namun memiliki warna bulu agak coklat kecoklatan dan juga memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dari ayam kampung pada umumnya.

Mengenal Bisnis Ayam Joper

Pemeliharaan Ayam Joper ini hanya 75 hari saja dari masa penebaran bibit ayam hingga siap panen dengan bobot minimal  7 ons sampai dengan 1,2 Kg, lain halnya dengan ayam kampung biasa yang membutuhkan watku 3 – 5 bulan untuk mencapai bobot tersebut. Maka dari itu ayam jenis ini banyak di ternak oleh masyarakat untuk di jual dagingnya.

Dari 1000 ekor ayam joper dengan bobot 1,2 Kg / ekor, dapat dihasilkan bobot 1,2 Ton dengan harga pasaran sekitar Rp. 33.000 maka omset yang didapatkan sekitar Rp. 39.600.000

selama pemeliharaan 75 hari saja, dengan  rincian modal sebagai berikut :

  • Doc Ayam Joper 10 box dengan harga  = Rp. 5000.000
  • Voer Ayam Merek SB100 1,5 Ton           = Rp. 10.050.000
  • Vitamin Neobro   2 Kg                             = Rp.  150.000
  • EM4 Peternakan 4 Botol                         = Rp. 100.000
  • Gas 3 Kg untuk boording 15 Tabung       = Rp. 300.000
  • Neo Antisep 1 litter                                  = Rp. 120.000
  • Upah Anak Kandang 75 hari                   = Rp. 4000.000
  • Listrik & Air                                              = Rp. 280.000

Total Modal  = Rp. 20.000.000

Perhitungan laba ternak ayam joper

Hasil Panen – Modal   = 39.600.000 – 20.000.000

Laba bersih 19.600.000 / 75 hari

Maka setiap harinya bisa di peroleh sekitar Rp. 260.000, lumayan bukan ?. Jika anda tertarik dengan jenis usaha ini simak artikel ini sampai selesai.

Baca juga artikel Cara Mengusir Tikus Dengan Aman

Tips Pemeliharaan Ayam Joper yang Baik dan Benar

  1. Proses Brooding dilakukan selama 15 hari menggunakan Kompor Gasolek agar panas yang di butuhkan ayam stabil dan merata di seluruh kandang, pastikan suhu pada 5 hari awal pemeliharan adalah 32 derajat celcius selama 24 jam kemudian di hari ke 6 itu di turunkan menjadi 28 derajat sampai dengan hari ke 10 hanya di malam hari  saat pagi hari buka tirai kandang agar mendapatkan udara segar dan kehanggatan dari sinar matahari, dan 26 derajat celcius di hari ke 11 sampai dengan hari ke 15.
  2. Pemberian air minum ayam di campur dengan vitamin EM4 Peternakan, untuk meningkatkan nafsu makan dan daya tahan tubuh ayam, juga untuk mengurangi bau kotoran ayam.
  3. Pemberian NeoBro pada voer Ayam Merek SB 100 sesuai dengan dosis pada table di kemasan NeoBro dengan cara di aduk hingga tercampur rata, sebelum voer berikan ke ayam.
  4. Lakukan Penyemprotan Desinfektan NeoAntiseptik pada kadang setiap 2 hari sekali pada siang hari bertujuan untuk membunuh bibit – bibit kuman dan penyakit sehingga ayam joper sehat – sehat.

Doc dan pakan juga proses pemeliharaan merupakan penentu keberhasilan dalam berternak ayam Joper, pastikan Doc yang anda gunakan adalah jenis grade A jadi dengan proses pemeliharaan sesuai dengan anjuran di atas, bisa di dapatkan hasil yang baik sesuai dengan harapan.

Sekian Pembahasan Artikel Kali ini, Semoga saja dapat bermanfaat baca juga artikel Ternak Ayam Petelur Hasilkan Jutaan Rupiah Setiap Hari.

Terimakasih

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *